Bogor – Dalam rangka meningkatkan pendidikan dan riset di bidang kelautan dan perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (BRSDM), menjalin kerja sama dengan Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB), pada Senin, 5 Agustus 2019.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BRSDM dengan FPIK IPB terlaksana pada acara EMBRIO International Summer School Field Course 2019, di IPB International Convention Center (IICC), Bogor.

Terdapat dua PKS yang ditandatangani. Pertama, kerja sama tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) di bidang kelautan dan perikanan antara Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta dengan FPIK IPB. PKS ditandatangani oleh Ketua STP Mochammad Heri Edy dan Dekan FPIK IPB Luki Adrianto.

PKS kedua yakni kerja sama Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (BBRSEKP) dengan FPIK IPB tentang pengembangan riset sosial ekonomi di bidang kelautan dan perikanan, yang ditandatangani Sekretaris BRSDM Maman Hermawan dan dan Dekan FPIK IPB Luki Adrianto.

“Tugas BRSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan. Oleh karena itu kami percaya bahwa penandatanganan perjanjian kerjasama ini merupakan langkah awal bagi kedua institusi yang selanjutnya tentu diperlukan berbagai langkah-langkah teknis untuk merealisasikan tujuan yang diharapkan bersama,” tutur Maman Hermawan.

Ruang lingkup PKS dengan STP adalah exchange program berupa workshop, pemagangan, seminar/pertemuan ilmiah, dan publikasi; pendampingan menuju guru besar; penelitian bersama; pengabdian kepada masyarakat; dan pemanfaatan sarana dan prasarana.

Ketua STP Heri Edy menyampaikan bahwa banyak penelitian STP yang dapat dikerjasamakan dengan IPB, antara lain pengelolaan perikanan berbasis WPP (Wilayah Pengelolaan Perikanan); IUU (Illegal, Unreported and Unregulated) Fishing; marine debris; marine policy; ekowisata; food safety and security; sustainable aquaculture; dan fisheries engineering, serta topik terkait lainnya.

Di samping itu, dalam rangka implementasi kerja sama, acara EMBRIO International Summer School Field Course 2019 juga akan dilaksanakan di K.M. Madidihang 03, kapal latih dan riset milik STP, pada 6 Agustus,  di mana para peserta baik dari dalam maupun luar negeri akan berlayar di perairan Jakarta.

Sementara itu, kerja sama dengan BBRSEKP memiliki ruang lingkup antara lain riset dan pengabdian masyarakatdi bidang sosial ekonomi kelautan dan perikanan; praktek kerja lapangan mahasiswa; bimbingan dan/atau pengujian tugas akhir mahasiswa (skripsi, tesis, disertasi); diseminasi hasil riset; dan pemanfaatan sarana dan prasarana.

Kedua Perjanjian Kerja Sama tersebut merupakan implementasi dari Kesepakatan Bersama antara KKP dengan IPB Nomor: 04/MEN-KP/KB/X/2016 dan Nomor: 79/IT3/KsM/2016 tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat di Bidang Kelautan dan Perikanan yang ditandatangani pada 13 Oktober 2016 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan Rektor IPB.

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *