Sekolah Tinggi Perikanan (STP) – Jakarta melalui  Tim Internet of Things (IoT) – Taruna mengikuti INDOAQUA pada 29-30 November 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Event kali ini mengusung tema “Transform Aquaculture Business into Industri 4.0”.

Sebagaimana yang kita ketahui tren industrialisasi 4.0 dalam manufaktur menarik perhatian dunia industri dan manufaktur tidak ketinggalan pada sektor perikanan. Seperti diketahui Industri 4.0 merupakan industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dan teknologi cyber merupakan tren otomatisasi pertukaran data dalam teknologi manufaktur. Teknologi ini termasuk cyber-fisik, Internet of Things (IoT), komputasi awan dan komputasi kognitif.

INDOAQUA 2018 ini mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak. Event ini dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia Dr. (HC) Susi Pudjiastuti, Direktur Perbenihan Ir. Coco Kokarkin Soetrisno, M.Sc, dan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto, M.Si, Dinas Kelautan dan Perikanan dari berbagai daerah, pihak investor, perusahaan yang bergerak dibidang budidaya, akademisi, mahasiswa, dan Tim Internet of Things (IoT) Taruna STP dari semua program studi.

Tim IoT – STP  menghadirkan alat-alat hasil inovasi berbasis sistem digital dan android. Taruna STP program studi Teknologi Penangkapan Ikan (TPI) berinovasi menggunakan alat yang mampu mendeteksi suhu dan kelembaban palka melalui anjungan. Alat ini dilengkapi sensor yang mampu terhubung menggunakan bluetooth dengan jarak 1 km. Taruna program studi Teknologi Pemesinan Perikanan mengembangkan alat yang mampu melakukan multi-controlling menggunakan rellay sehingga mampu mengendalikan beberapa peralatan di ruang mesin. Taruna Teknologi Akuakultur (TAK) menghasilkan alat yang mampu mengecek kualitas air dengan beberapa parameter yakni pH, kecerahan, warna, dan water lavel air sehingga dapat mempermudah pembudidaya. Taruna Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan (TPS) mengembangkan teknologi yang mampu mengukur panjang ikan menggunakan sensor dan terhubung dengan wifi sehingga informasi hasil pengukuran dapat diketahui oleh pihak yang membutukan. Taruna Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPH) menghasilkan alat menggunakan sensor yang mampu mengetahui mutu ikan. Sedangkan taruna Penyuluh Perikanan (PP) mengembangkan sebuah sistem pembelajaran online menggunakan “Blended Learning” yang mampu membantu pengembangan taruna dan penyebarluasan informasi perikanan.

Kehadiran Internet of Thing Tim IoT- STP sebagai pilot project  STP dalam menghadapi era industri 4.0 melalui semangat Produktivitas, Sustainability dan Inovasi (SIP). Program inovasi Taruna ini, diharapkan mampu mendorong produksi perikanan Indonesia. Tentunya hal ini diperlukan kerjasama antara pemerintah, pembudidaya, pihak industri, akademisi, investor dan pihak terkait lainnya.

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *