Jakarta – Konsep produktivitas menjadi salah satu  topik pembicaraan pada Learning Session edisi Rabu, (14/11/2018) di Badan Riset dan SDM Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP), Gedung Mina Bahari III Lantai 6, Jl. Medan Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat. Learning session ini menghadirkan Ilham, PhD, salah satu dosen Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta sebagai salah satu pembicara dengan mengangkat tema “Improving Aquaculture Productivity Trough Kaizen Approach linking Higher Education”. Permasalahan mengenai persaingan produk perikanan Indonesia dan ekspor perikanan yang rendah memerlukan penyelesaian masalah dan perhatian dari stakeholder terkait.

Dalam kesempatan Learning Session Ilham, PhD mengatakan, pemecahan permasalahan perikanan membutuhkan kolaborasi antara institusi perguruan tinggi dan industri perusahaan.  Salah  satu  program kemitraan dengan industri yang sedang dibangun oleh STP saat ini adalah Productivity Improvement-Based Research. Hal ini dilakukan mengingat pentingnya mendorong kolaborasi antara lembaga perguruan tinggi dan pihak industri. Oleh karena itu, untuk meningkatkan produktivitas pada industri perikanan, diperlukan sinergi yang kuat antara academia dan industry, ujarnya.

Ilham, PhD menjelaskan Program riset kolaboratif ini bertujuan untuk menggali permasalahan yang riil dihadapi oleh industri perikanan seperti industri pengolahan dan budidaya ikan sekaligus merancang dan mengimplementasikan solusi terhadap permasalahan yang ada. Program riset yang dilaksanakan di desain dan dilakukan bersama oleh semua stakeholder relevan yakni dosen, mahasiswa/taruna, tim R&D perusahaan, serta manajer dan pemilik perusahaan. Pendekatan dalam program kemitraan riset perguruan tinggi dan industri ini ditempuh melalui kegiatan internship atau penempatan mahasiswa/taruna pada industri selama kurang lebih 2-5 bulan.

Beberapa tool pendekatan productivity yang dipilih adalah Resource Efficient and Clean Production (RECP), Continuous Improvement (CI), Kaizen, Good Aquaculture Practices (GAP), dan lainnya. Sejauh ini, STP bekerjasama dengan United Nation Industrial Development Organization (UNIDO) telah sukses menyelenggarakan kegiatan riset berbasis peningkatan produktivitas dimana dampaknya dirasakan langsung oleh semua pihak, baik STP sebagai perguruan tinggi maupun perusahaan mitra sebagai penggerak industri perikanan. Oleh karena itu, saat ini, STP terus menambah daya dan geliat riset kemitraan bersama pihak industri dengan menempatkan 50 internship participants pada 30 perusahaan mitra. Harapannya, selain membangun semangat kemitraan yang lebih luas dan besar, tentu saja kita ingin melihat produktivitas industri perikanan yang lebih baik kedepannya, ucap Ilham, PhD

Related posts:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *